Senin, 14 September 2015

Workshop di Sabtu Santai

Assalamu'alaikum

Postingan kali ini tentang workshop dan booth Tamimi di acara Sabtu Santai , 29 Agustus kemarin. Agak telat, telat sih, tapi acaranya seru dan beda jadi sayang kalau tidak berbagi pengalaman saat itu.
Saat lihat instagram Sabtu Santai untuk acara pertama mereka langsung tertarik. Rasanya kalau ikut Bazar atau event di Jakarta harus yang unik dan keren. Selain jarak Yogya-Jakarta yang lumayan banyak pertimbangan lain. Salah satu yang buat kami tertarik untuk ikut di Sabtu Santai adalah tema nya yaitu Piknik.

Tim Sabtu Santai menawarkan Tamimi untuk sekalian mengadakan workshop, dan jadilah rangkaian workshop Tamimi dimulai dari Pagi, workshop Foam Stamp Untuk Anak, Siang; Nyablon Bareng, Sore, Workshop Stencil Sablon untuk Dewasa

Workshop Foam Stamp sebelumnya pernah diadakan tapi khusus dewasa, jadi untuk sesi anak kami memutuskan foam sudah siap pakai, tidak ada proses dengan benda tajam seperti cutter.
Foam sudah kami bentuk  dan bentuk yang kami sediakan bervariasi mulai dari binatang sampai kendaraan.
Foam yang sudah dibentuk
Untuk workshop kali ini kami juga menyediakan apron untuk dipakai peserta selama workshop berlangsung terutama anak-anak yang memang sangat ekspresif dalam menggunakan cat. Walau ini workshop perdana kami dengan anak-anak tapi sebagai orangtua kami paham sekali antusias anak dengan kegiatan seperti ini.

Pakai Apron Dulu

Selasa, 04 Agustus 2015

Workshop Perdana di Studio Rumah Tamimi

Assalamu'alaikum

Rencana untuk membuat studio dan toko di rumah sudah ada sejak sekitar Oktober 2014. Persiapan mulai dari pembagian area kerja serta display produk Tamimi ternyata berjalan lambat karena interuosi banyak hal. Menunggu semuanya siap sesuai ideal yang dibayangkan malah ternyata memang susah, jadi dengan semangat Studio kami mulai dengan mengadakan workshop stencil sablon 29 Juli kemarin.
Peserta workshop adalah pemenang giveaway workshop Tamimi yang diadakan via media sosia facebook page dan Instagram. 
Contoh menggesut
Seperti biasa untuk sesi workshop materi diberikan oleh Pak Aping. Workshop Stencil Sablon suah beebrapa kali kami adakan karena memang mudah dilakukan tanpa membutuhkan area kerja yang luas dan bahan serta alat yang mudah didapatkan. Workshop stencil sablon membutuhkan waktu sekitar 3 jam.
Meja kerja

Sabtu, 01 Agustus 2015

Terinspirasi dan Menginspirasi di Nias (2)

Nias bagi saya yang orang mandailing, kelahiran Medan dan besar di Jakarta merupakan salah satu tempat di Sumatra yang ingin didatangi. Dan kesempatan itu datang rasanya seneng dan benar-benar pakai banget.

Saya bukan ke Nias yang ada lompat batu atau pantai yang keren untuk selancar, tapi saya ke Gunung Sitoli dan menginap di Kompleks Museum Pusaka Nias yang memang dekat pantai, cuma 100 meter.
Kesempatan menginap di Omo Hada museum Pusaka Nias tidak saya lewatkan untuk mengunjungi Museum. Koleksi Museum cukup lengkap dan tertata rapi, juga dirawat dengan baik. Museum Pusaka Nias ini milik pribadi yang sudah dibentuk menjadi yayasan didirikan oleh Pastor dari Jerman, P. Johannes M. Hämmerle.

Koleksi museum yang bikin ngiler adalah miniatur rumah adat dan anyaman pandan
miniatur rumah adat Nias koleksi Museum  Pusaka Nias


Ini adalah salah satu miniatur rumah adat Nias koleksi Museum  Pusaka Nias yang besar alasnya sekitar 1,5 meter. Rumah adat nias ini pintu masuknya ada dibagian bawah, bukan samping, seperti rumah adat Nias di anjungan Sumatera Utara , Taman Mini Indonesia Indah.


tempat sirih dari pandan
Beberapa barang seperti tempat sirih terbuat dari pandan yang dianyam. Motif kotak-kotak sering saya temui, tapi motif yang seperti segilima dan bolong tengahnya baru pertam kali lihat, selain itu lebar helai pandannya lebih kecil dari yang sering saya lihat. Ya, memang lebih halus dan itu yang bikin pengen punya, sayang gak sempat mampir ke pengrajin pandan


Selimut pandan yang ditenun
Tenun pandan baru pertamakali lihat, sayang gak boleh dipegang dan biasanya dibuat untuk selimut tapi sekarang sudah tidak ada lagi yang menenun pandan

Terinspirasi dan Menginspirasi di Nias (1)

Assalamu'alaikum

Bulan Ramadhan tahun ini menjadi bulan yang padat kegiatan, bahkan sampai H-3
Salah satunya adalah kesempatan untuk menjadi pemateri untuk Pelatihan Miniatur Rumah Adat Nias, khusus tentang Packaging.

Pelatihan dilaksananakan 24-27  Juni di Museum Pusaka Nias, Kota Gunung Sitoli
Ini kesempatan yang luar biasa. Walau ternyata jarak Jogja dan Nias membutuhkan naik pesawat terbang 3 kali, dimulai dari Jogja-Jakarta, Jakarta-Medan, Medan-Nias
Jarak yang jauh terasa sepadan saat saya diperlihatkan tempat menginap saya selama di Nias adalah Salah satu Rumah adat di Kompleks Museum Pusaka Nias.

Rumah adat tempat saya menginap
 Pelatihan tentang packaging dilakukan di Omo Bale, rumah adat dengan konsep untuk pertemuan,, seberang tempat saya menginap
Omo Bale, Museum Pusaka Nias
Walau tidak pernah masuk, tapi saat kecil saya sering melihat rumah adat Nias di kompleks Taman Mini Anjungan Sumatera Utara, yang cuma bisa duduk di tangganya karena belum pernah dibuka selama saya beberapa kali kesana.
Detail bagian Omo Bale

Rumah adat Nias memang mempunyai ciri arsitektur yang khas terutama di bagian konstruksi sehingga memang sudah sejak beberapa tahun yang lalu dibuat miniaturnya. Biasanya ukuran miniatur rumah adat sekitar 1 meter, cukup besar karena memang dibuat dengan skala yang sesuai dengan aslinya. Seperti yang saya lihat di Museum Pusaka Nias, ada beberapa miniatur karena ada beberapa jenis rumah adat di Nias.

Miniatur Rumah adat Nias, OMO HADA, Koleksi Museum Pusaka Nias

Senin, 13 April 2015

Workshop Foam Stamp

Assalamu'alaikum

Tahun ini Tamimi memang berniat untuk membuat home studio dimana kami akan mengadakan workshop sablon dan sebagainya. Langkah kesana dimulai dengan mengadakan workshop yang masuk dalam rangkaian acara sperti workshop stencil sablon di Pasar Buah Tangan #2, menyablon bareng di Pop Up Shop Tamimi di Post, Pasar Santa, dan workshop stencil sablon di Pasar Kamisan.
Semuanya mendapat respon positif yang menyemangati kami.
Untuk bulan April Tamimi mengadakan Workshop Foam Stamp di Baksya Galleri. Workshop di selenggarakan tgl 5 April jam 15.30
Workshop Foam Stamp ini membuat stamp yang akan dicap di Tote Bag. Kali ini kami menyediakan kit berupa kuas, body stamp, foam, cat rubber 4 warna, tote bag, kain blacu dan ada bonus kalender Tamimi.



Seperti workshop yang lain kami selalu membatasi jumlah peserta agar hasil bisa maksimal.
Kali ini peserta workshop ada 2, Tya dan Ria. Tahap pertama seperti workshop yang lain membuat desain ataau rancangan. Pada tahap ini agak lama karena memang teknis membuat foam stamp menjadi pertimbangan dalam membat desain.

Sabtu, 04 April 2015

Bermain Stencil Sablon

Assalamu'alaikum

Tahun ini kami memutuskan membuat workshop dan dari sekian banyak teknik yang ada dalam sablon dipilih teknik stencil sablon. Workshop stencil sablon sudah kami lakukan 2 kali di tahun ini dan masih ada rencana untuk workshop yang lain.

Stencil sablon sendiri teknik sederhana yang jika dikuasai dengan baik bisa menghasilkan karya yang menarik dan unik.

Contohnya dibawah ini. Bukan ini bukan Superman atau Spartan ini adalah Super Syafiq temannya Super Pocoyo.

Boys will be boys. Saat anak pertama seumuran Syafiq dia juga minta dibuatkan jubah alias sayap tapi saat itu Rasyiq lebih ngefans ke Batman dan kami juga membuat logo batman di jubahnya dengan teknik stencil. Sama dengan Rasyiq, Syafiq juga dengan semangat memakai jubahnya kemana saja, mulai dari bangun tidur sampai berangkat tidur, ke day care sampai ke rumah teman.

Rabu, 01 April 2015

Semua Tentang Ayam

Assalamu'alaikum

Semua tentang ayam versi Tamimi. Gak nyangka ternyata sudah bikin ayam sebanyak ini.
Aya pertama yang kami bikin adalah bantal ayam ini. khir tahun 2014 kami memutuskan remake bantal ini sesuai permintaan teman-teman.



Dan berlanjut dengan membuat ayamuntuk tote bag. Beberapa teman yang suka gambar ayam merah tapi tidak suka pakai tote bag menginspirasi kami untuk membuat sarung bantal ayam merah.